Selasa, 23 Agustus 2016

Sang Perantau





Hidup dalam dunia yang jauh dari kata bijaksana itu tak seperti anak kecil yang menkmati kenikmatan kue brownis yang di lengkapi tetesan coklat dan hiasan bunga di atasnya, banyak rintangan dan halangan yang tak pernah terpikir dalam benak, Berjalan dan berlari terus menggapai tujuan yang tak pernah tau kapan akan di dapat. Tapi semangat tak penah padam walaupun semua itu terus datang, tak pernah berhenti mencari dan mencari jati diri yang sebenarnya.

kita harus tau bahwasanya dunia ini berbeda, tidak sperti apa yang kita pikir dan apa yang kita bayangkan. Dalam hidup harus selalu ada pilihan yang wajib kita pilih, semua orang tau kalo kita hanya patung yang bertulang dan diberi nyawa.

Perantau hanya butiran daging yang berjalan di tengah badai rintangan dan tak pernah lelah untuk mencari jantungnya, tak pernah mengeluh walau harus kehilangan darahnya. Sang perantau berjalan seperti air yang mengalir, hidup dalam kebebasan yang tak terbatas dan keinginan yang tak kuasa.

Tapi sang perantau hanya tau kebebasan dan keinginan yang sebagai kunci tujuannya, tanpa dya tau apa yang akan di hadapinya. Sungguh sulit hidup sepertinya.

Senin, 22 Agustus 2016

Sang Perantau: Sang Perantau

Sang Perantau: Sang Perantau: H idup dalam dunia yang jauh dari kata bijaksana itu tak seperti anak kecil yang menkmati kenikmatan kue brownis yang di lengkapi tete...